18/06/10

Roy Suryo 'Rayu' Luna Malam

Jum'at, 18 Juni 2010 13:26
Kapanlagi.com - Artis Luna Maya mulai melakukan serangan balik, setelah merasa disudutkan oleh sejumlah pernyataan pakar telematika Roy Suryo. Kini giliran mantan presenter acara musik DAHSYAT itu menyerang balik, melalui pengacaranya.

Luna disebutkan telah mendapatkan SMS dari Roy yang diartikan oleh tim pengacara Luna sebagai ajakan untuk menyelesaikan persoalan dengan cara damai.

"Selama ini ada seorang pakar IT bernama Roy Suryo yang bicara mengenai keaslian video. Selama ini kita keep silent. Kita tidak mau tanggapi dan konfrontir. Saat ini saya memegang handphone Luna Maya. Saya bacakan sms Roy Suryo kepada Luna Maya," ujar Boy Afrian Bonjol, pengacara Luna - Ariel saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (18/06) siang.

SMS itu diterima saat anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat tersebut tengah berada di Amsterdam, Belanda, menjalankan tugas. Boy pun membacakan isi SMS kiriman Roy tersebut.

"Selamat pagi mbak, maaf kalau sudah istirahat tapi semoga belum dan malah bisa fresh mereplynya. Saya di sini jadi kepikiran keras, bagaimana membantu memberikan solusi atas masalah yang sedang berkembang di Indonesia. Kalau mbak setuju sebagai berikut; Satu, seminggu ke depan biarkan media dan orang-orang yang sok tahu atau mengaku-ngaku ahli IT berkomentar, mbak keep silent," demikian SMS itu dibacakan.

"Dua, sepulang saya dari Amsterdam minggu depan tanggal 13 Juni kita buat press conference, dan syukur-syukur malah bertiga, mbak, mas Ariel dan saya. Tempat dan waktu diatur saja. Terserah mbak," sambungnya.

"Ketiga yang paling penting adalah kita declare bahwa video tersebut memang palsu alias bukan mbak dan mas Ariel pelakunya. Caranya mbak dan mas Ariel buat testimoni, saya yang menjelaskan detail teknisnya," sambungnya.

"Selanjutnya kita bersama-sama melapor ke bagian cyber crime krimsus polda metro untuk mencari siapa yang mengedarkan pertama kali. Dan saya membantu rekan-rekan di kepolisian untuk mentrace sampai sejauh mungkin. Meski mungkin sulit menemukan pelakunya. Setuju? Bila oke seminggu ini kita konsolidasi langkah-langkah dan saya di Amsterdam ini mohon di update terus. Insya Allah bisa bermanfaat,"
terang Boy membacakan.

Ditambahkan oleh Boy, SMS tersebut dikirimkan ke Luna pada 6 Juni 2010 dan menilai segala pernyataan Roy tidak profesional dan obyektif karena menyampaikan teknis penyidikan video porno kepada media massa.

SMS ini bisa jadi merupakan usaha untuk melakukan pemerasan, meski di dalamnya tidak ditemukan adanya permintaan khusus oleh Roy. Hingga kini Roy sendiri belum menanggapi dan menjelaskan SMS tersebut. (kpl/adt/dar)

kutipan dari kapanlagi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pembaca, silahkan tulis komentarmu di sini :) Saya akan sangat senang untuk meresponnya