12/08/10

mari kita diagnosa penyakit lewat Kuku

saya dapat pengetahuan ini Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Ternyata kita dapat mendiagnosa penyakit hanya melalui kuku lho!
Kuku
Fingernails1.JPG
Kuku tangan manusia
Toes.jpg
Kuku kaki manusia
sepeti yang kita tahu, Kuku adalah bagian tubuh yang terdapat atau tumbuh di ujung jari. Kuku tumbuh dari sel mirip gel lembut yang mati, mengeras, dan kemudian terbentuk saat mulai tumbuh dari ujung jari. Kulit ari pada pangkal kuku berfungsi melindungi dari kotoran.

Fungsi utama kuku adalah melindungi ujung jari yang lembut dan penuh urat saraf, serta mempertinggi daya sentuh. Secara kimia, kuku sama dengan rambut yang antara lain terbentuk dari keratin protein yang kaya akan sulfur. Jadi, kalau dipotong ga bakal habis-habis karena bakal tumbuh dan tumbuh lagi, juga ga bakal terasa sakit kalau terpotong, because it's same as our hair.

Pada kulit di bawah kuku terdapat banyak pembuluh kapiler yang memiliki suplai darah kuat sehingga menimbulkan warna kemerah-merahan.

Seperti tulang dan gigi, kuku merupakan bagian terkeras dari tubuh karena kandungan airnya sangat sedikit.
Jadi, kuku tuh padat lho. Akan tetapi, kalo kuku direndam di air, akan melembek, karena kandungan airnya sudah berlebih dan mudah patah. Gak heran kan kuku ibu-ibu yang rajin nyuci piring ato nyuci baju dengan cara manual cepat patah... Buat yang suka manjangin kuku, mending jangan sering-sering nyentuh air, kan sayang kalo udah panjang lalu patah, hehe

Pertumbuhan kuku jari tangan dalam satu minggu rata-rata 0,5 - 1,5 mm, empat kali lebih cepat dari pertumbuhan kuku jari kaki. Pertumbuhan kuku juga dipengaruhi oleh panas tubuh.
Nutrisi yang baik sangat penting bagi pertumbuhan kuku. Sebaliknya, kalau kekurangan gizi atau menderita anoreksia nervosa, pertumbuhan kuku sangat lamban dan rapuh. Jadi, mesti tetep nih jaga asupan bernutrisi. Malah pas lagi jalan program diet, ga merhatiin asupan gizi... Kan sayang banget, ntar kukunya susah numbuh lho...

Diagnosa penyakit

Sejak dulu, sudah ada teknik mendiagnosis penyakit lewat kuku. Selain lewat kuku, penyakit juga dapat dideteksi lewat mata, lidah, pemeriksaan darah, faeses dan air seni. Penafsiran penyakit lewat kuku ini sebenarnya sudah dilakukan orang sejak zaman Hippocrates.
Berikut beberapa kejanggalan kuku yang dapat membantu dokter mendiagnosis suatu penyakit:
  • Warna kebiruan pada pangkal (pangkal tu apa ya?) kuku menandakan kurang beresnya sirkulasi darah dan merupakan gejala penyakit jantung.
  • Bila separuh bagian dekat ujung kuku berwarna merah muda atau coklat sementara kulit ari berwarna putih, itu merupakan gejala penyakit gagal ginjal kronis.
  • Bila timbul kerutan horizontal dan kuku tampak kusam, itu menandakan kurang gizi atau gejala suatu penyakit seperti campak, cacar air, gondok, jantung serta kondisi seperti sindrom Reynaud (kejang pada urat jari tangan dan kaki akibat sangat kedinginan).
  • Lapisan merah membujur pada kuku, menandakan perdarahan pada pembuluh kapiler. Garis-garis ganda merupakan gejala penyakit darah tinggi (hipertensi).
  • Bila pertumbuhan kuku tampak lambat, tebal dan mengeras serta kekuning-kuningan, menandakan gangguan getah bening atau penyakit pencernaan kronis.
  • Timbulnya bintik-bintik tak beraturan pada kuku, menandakan adanya penyakit psoriasis (penyakit kulit kronis).
  • Bila ada lengkungan berlebihan pada pangkal kuku dan sekitar ujung kuku, itu menandakan gejala penyakit TBC, emfisema (gangguan pada paru-paru), penyakit kardiovaskuler atau hati.
Waw...bahaya banget ya... Makasih lho buat kuku yang mau bagi informasi tentang kesehatan seseorang. Jadi, kesehatan kuku juga mesti dijaga karena bermanfaat banget buat ngasih tau tentang sesuatu hal yang penting dan fatal kayak penyakit-penyakit itu. Ga sering-sering nguteks malah bagus, soalnya bisa ngeliat perkembangan kesehatan melalui kuku dengan lebih seksama. Kalo tertutup kuteks, ga keliatan, iya kan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pembaca, silahkan tulis komentarmu di sini :) Saya akan sangat senang untuk meresponnya